Manfaatkan Sampah dapur, Mahasiswa KKN-T IPB University Buat POC di Desa Patengan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB University ajak masyarakat di Kampung Rahayu, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat membuat Pupuk Organik Cair (POC).  Proses pembuatan POC sejak sosialisasi awal hingga panen dilaksanakan pada 4-23/7.

Achmad Alfarizy salah satu peserta KKN-T mengatakan, kegiatan sosialisasi mengatakan bahwa acara ini dimaksudkan agar masyarakat dapat mengoptimalkan sampah dapur rumah tangga dan mengurangi penggunaan pupuk kimia dengan beralih menggunakan pupuk organik. “Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat mendapatkan pengetahuan baru mengenai perbedaan dalam menggunakan pupuk kimia dan pupuk organik serta dampak penggunaan pupuk baik pada tanaman maupun lingkungan dan mengetahui kelebihan serta kekurangan dari setiap pupuk (pupuk kimia dan pupuk organik), “ ujar Achmad.

Baca Juga :  FIK UI Kembangkan Virtual Reality sebagai Solusi Praktikum di Masa Pandemi

Kegiatan selanjutnya yaitu pengumpulan sampah dapur dan pembuatan POC.  Pembuatan POC memerlukan waktu dua minggu agar proses pembusukan menjadi sempurna. Di akhir kegiatan, mahasiswa KKN-T IPB University membagikan hasil POC kepada masyarakat di Kampung Rahayu. 

“Perlu diketahui bahwa pupuk organik sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan karena akan memberikan pertumbuhan yang lebih produktif dan berkualitas. Pembuatan pupuk organik tentunya mudah. Hanya dengan memanfaatkan sampah organik rumah tangga. Kegiatan sosialisasi dan pembuatan pupuk organik cair dapat dilakukan oleh siapa saja, baik mahasiswa maupun masyarakat umum, “ ungkap Achmad. 

Tim KKN-T berharap masyarakat akan beralih dari penggunaan pupuk kimia menjadi pupuk organik. “Kami berharap pembuatan pupuk organik ini dapat mengurangi permasalahan sampah organik rumah tangga dan memberdayakan masyarakat untuk melakukan pertanian organik yang maju, “ jelasnya. (*)

Baca Juga :  Dorong Ekonomi Sirkular, Mahasiswa ITS Gagas Waralaba Pengolahan Kompos
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
322 Views