IPB Peduli Stunting: Dampingi Keluarga Beresiko Stunting di Wilayah Lingkar Kampus

IPB university melaksanakan pendampingan keluarga berisiko stunting di wilayah lingkar kampus melalui kegiatan IPB Peduli Stunting. Program ini sebagai wujud kontribusi IPB University dalam mendukung pencapaian target pemerintah dalam program percepatan penurunan prevalensi stunting. IPB Peduli Stunting di laksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IPB University

Dr Sofyan Sjaf, Wakil Kepala LPPM IPB University bidang Pengabdian Kepada Masyarakat, mengatakan, IPB Peduli Stunting dalam pelaksanaan di lapangan akan didukung beberapa departemen terkait. Tidak hanya itu, program ini turut didukung melalui kegiatan dosen mengabdi dan mahasiswa yang terintegrasi dengan kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). 

“Kita awali kegiatan IPB Peduli Stunting ini dilaksanakan di Kelurahan Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor,” kata Dr Sofyan Sjaf. 

Baca Juga :  Tim Antasena ITS Rancang Portable Charger Berbasis Green Hydrogen

Melalui kegiatan ini, Dr Sofyan Sjaf berharap, Kegiatan IPB Peduli Stunting dapat membantu mencegah dan mengatasi kejadian stunting di Kelurahan Situ Gede sehingga ke depan program ini dapat menjadi contoh untuk wilayah lain. 

Sementara itu, Dr Tin Herawati, Ketua Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB University mengatakan, dalam implementasi kegiatan di lapangan, IPB Peduli Stunting juga bekerjasama dengan berbagai pihak. Kegiatan ini turut bekerjasama dengan pemerintahan Kelurahan Situ Gede, Bidan, Penyuluh Gizi, PLKB, Pendamping PKH dan 22 kader pendamping. 

“Saat ini, di Kelurahan Situ Gede terdapat 92 ibu hamil dan  311 anak berusia 0-24 bulan yang tersebar di 10 RW dan menjadi sasaran pendampingan,” terang Dr Tin Herawati, koordinator IPB Peduli Stunting di Kelurahan Situ Gede.

Baca Juga :  UNESA Gelar Sharing Session Bersama Dirjen Dikti dan Teken MoU dengan 21 Institusi Pendidikan dan IDUKA

Lebih lanjut, dosen IPB University itu menjelaskan, kegiatan IPB Peduli Stunting diawali dengan awareness stunting bagi peserta. Ia juga menyebut, kegiatan rutin yang dilakukan adalah pendampingan kepada keluarga ibu hamil yang berisiko stunting dan kepada keluarga dengan bayi/anak beresiko stunting.

 “Pendampingan dilaksanakan secara bergantian di setiap RW yang disertai dengan edukasi keluarga dan pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan anak,” tambah Dr Tin Herawati. 

Kegiatan IPB Peduli Stunting mendapat dukungan dan perhatian dari berbagai pihak seperti Ketua LPM dan warga Situ Gede, Panitia Festival Ikan Nusantara 2021, Bunda Peduli Stunting Kota Bogor, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta BKKBN RI. (*)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
118 Views

Terimakasih telah mengunjungi laman Dikti, silahkan mengisi survei di bawah untuk meningkatkan kinerja kami

Berikan penilaian sesuai kriteria berikut :

  • 1 = Sangat Kurang
  • 2 = Kurang
  • 3 = Cukup
  • 4 = Baik
  • 5 = Sangat Baik
x