Dies Natalies UTM ke 21: Berinovasi dan Bersinergi dalam membangun Negeri

Bangkalan – Senin (1/8) bertepatan dengan Dies Natalies dari Universitas Trunojoyo Madura yang ke-21 dengan mengusung tema “Berinovasi dan Bersinergi dalam membangun Negeri” dengan turut mengundang Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Dihadiri oleh sebanyak 5200 mahasiswa baru dari perguruan tinggi Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Nizam menyampaikan bahwa setiap mahasiswa sebagai sivitas akademika harus mengetahui dan mempersiapkan perjalanan mereka menuju masa depan. “Pendidikan tinggi adalah langkah-langkah terakhir di dalam perjalanan pembelajaran menuju insan-insan manusia dewasa yang produktif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Nizam dalam menyampaikan sambutan pada Dies Natalies Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ke 21.

Menyambut Dies Natalies Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ke 21, M. Syarif selaku Rektor dari UTM menjelaskan terkait dari strategi yang dijalankan oleh UTM dalam kurun waktu 2018 hingga 2020 dengan mengedepankan sumber daya yang berkualitas, inovatif, mandiri. Melalui 4 strategi yakni diantara perkembangan UTM berbasis Kluster Potensi Madura, Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Universitas Trunojoyo Madura (UTM), unggul melalui Tridharma Berbasis Masyarakat (society), Sinergisitas Tridharma Perguruan Tinggi dalam implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Percepatan Internasionalisasi institusi dan unit di lingkungan Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Baca Juga :  Ditjen Diktiristek Dukung Pembangunan Budaya Antikorupsi Demi Wujudkan Pendidikan Tinggi yang BerAKHLAK dan Berintegritas

Berkaitan tema Dies Natalies tahun ini, Nizam menyampaikan bahwa kondisi Indonesia saat ini yang memiliki potensi yang unggul, bonus demografi serta didukung dengan adanya kemajuan teknologi tentu diharapkan dapat menjadikan peluang untuk bersaing di masa global untuk menghasilkan insan yang kreatif, inovatif dan dapat bersaing di era ini.

Nizam juga mengharapkan bahwa civitas akademika harus mengembangkan kemampuan serta potensi mereka baik selama menjadi mahasiswa dengan contohnya mengikuti beberapa program Kampus Merdeka yang dapat di ikuti seluruh mahasiswa. “Kampus merdeka menyediakan 9 opsi dengan berbagai macam program bagi mahasiswa,” ujar nizam.

Nizam memaparkan beberapa gambaran dari program kampus merdeka yang dapat di ikuti serta telah dijalankan seperti halnya, “Untuk saat ini pada 2022 sebanyak 1.500 mahasiswa yang sudah dikirim untuk menjalani program pertukaran mahasiswa ke 72 perguruan tinggi dari 32 negara dunia, selanjutnya program kampus mengajar yang di ikuti oleh 20.000 mahasiswa yang tersebar diseluruh daerah di Indonesia serta 15.000 mahasiswa mengikuti pertukaran mahasiswa merdeka keseluruh perguruan tinggi di Indonesia,” lanjut nizam.

Baca Juga :  KOLABORASI DITJEN DIKTIRISTEK DAN BPKP: PERKUAT SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH (SPIP) TERINTEGRASI

“Butuh adanya kerjasama dari civitas akademika dan pihak lain yang harus diperbaiki. Kedepannya Universitas Trunojoyo Madura (UTM), tentu sebagai pusat unggulan yang mempunyai ke-khasan dengan karya penelitian yang berdampak dan bermanfaat khususnya di madura itu sendiri,” harap nizam.

Selain itu dalam kegiatan ini Nizam juga meninjau Laboratorium Garam Universitas Trunojoyo Madura (UTM).
(YH/DZI/FH/DH/NH/SH/MSF)

Humas Ditjen Diktiristek
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi

Laman : www.diktiristek.kemdikbud.go.id FB Fanpage : @ditjen.dikti Instagram : @ditjen.dikti Twitter : @ditjendikti Youtube : Ditjen Diktiristek E-Magz Google Play : G-Magz Tiktok : Ditjen Dikti

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
543 Views